Selasa, 24 September 2013

Malu itu baik

Dulu saya adalah orang yang sangat pemalu, dalam pelbagai bidang saya merasakan malu disana. Entah itu dalam urusan keluarga, teman dan orang lain. Dalam hal umum atau spesifik saya juga merasakan malu. Entah rasa ini doktrin dari orang tua sejak lahir atau paradigma saya saja yang menilai hal yang bisa membuat saya malu, beberapa kali dan tahun saya coba berubah dan mempelajari sifat yang kadang baik dan buruk ini, sampai sekarang pun saya masih belum bisa tau bagaimana cara menghilangkan sifat ini. Orang lain berfikiran kalau sifat saya ini adalah sombong, padahal mereka tidak mengerti duduk perkaranya, orang-orang yang baru mengenal saya pun demikian, karena pada saat baru awal bertemu dan kenal saya pendiam dan cenderung tidak memulai pembicaraan, dan lagi-lagi mereka berfikiran saya sombong. Ya saya bisa terima mungkin karena mereka masih belum lama mengenal saya, sampai suatu hari ketika saya memiliki kekasih, ibu dari kekasih saya pun berfikiran demikian. Hmm bagaimana cara saya menjelaskan ke beliau. Tapi Alhamdulillah dengan berjalannya waktu satu persatu dari teman dan sahabat bahkan ibu dari kekasih saya itu mengerti kalau sifat dasar saya seperti ini. Terus berfikir, banyak sekali pertanyaan dalam diri saya, salah satunya. Memang jadi pemalu itu salah ? Apakah orang pemalu itu kriminal ? Apakah pemalu itu sama seperti sombong ? dan lain sebagainya.
Bukankah dengan pemalu membuat kita sadar diri, membuat kita lebih peka, lebih peduli dan lebih rasional dalam berfikir ? mungkin yang tau jawabannya hanya diri saya sendiri dan yang menilai tentu orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar